Pendidikan
Anak Mulai Belajar Membaca? Kenali Program Bimba Smartkidz di Jurumudi
Si Kecil sudah waktunya ikut Bimba? Cara menimbang usia, lama belajar membaca, dan tempat bimba di Jurumudi yang membuat anak betah.
Ayah dan Bunda, si Kecil baru tiga tahun dan sudah suka menunjuk huruf di bungkus susu, atau sudah lima tahun dan masih tersendat saat mengeja namanya sendiri? Dua keadaan ini sama-sama sering membuat orang tua mulai mencari bimba Jurumudi, dan keduanya bisa dipikirkan pelan-pelan sebelum memilih tempat.
Di Jurumudi Baru ada Smartkidz Jurumudi di Jl. Halim Perdana Kusuma, yang membuka program Bimba untuk anak usia 3 sampai 7 tahun. Kalau rumah lebih dekat ke arah Poris, Smartkidz Poris Gaga di Jl. Maulana Hasanudin bisa jadi pilihan lain. Sebelum datang ke mana pun, ada beberapa hal yang enak ditimbang dulu di rumah.
Bimba mulai usia berapa sebaiknya?
Bimba di Smartkidz terbuka untuk usia 3 sampai 7 tahun. Rentangnya lebar karena kebutuhan anak tiga tahun dan anak enam tahun memang jauh berbeda. Yang kecil biasanya baru diajak akrab dengan buku, gambar, dan bunyi huruf. Yang sudah mendekati SD bisa diajak merangkai suku kata.
Patokan yang lebih berguna adalah anaknya sendiri. Psikolog pendidikan anak yang diwawancarai HaiBunda soal usia masuk Bimba menyarankan keputusan disesuaikan dengan karakter dan kondisi anak, dan anak yang belum siap tidak perlu didorong. Kalau si Kecil senang dibacakan cerita atau sering bertanya "ini tulisannya apa?", itu pertanda ia mau diajak melangkah lebih jauh.
Berapa lama anak bisa membaca setelah ikut Bimba?
Tidak ada angka pasti, dan itu jawaban yang paling jujur. Halodoc mencatat anak mulai bisa diajari membaca di usia 4 sampai 5 tahun dan umumnya lancar di usia 6 sampai 7 tahun, dengan catatan tiap anak punya kecepatan sendiri.
Karena itu, janji "pasti lancar membaca dalam sekian bulan" layak ditanyakan lagi dasarnya. Target yang terlalu ketat sering membuat anak cepat jenuh, padahal Bimba dimulai dari menumbuhkan minat baca. Kalau Ayah dan Bunda ingin tahu apa yang wajar di usia tertentu, tulisan kami tentang anak 5 tahun yang belum bisa membaca bisa jadi pegangan.
Seperti apa belajar membaca tanpa tekanan?
Ini yang paling layak diperhatikan saat memilih. Anak yang belajar dengan nyaman biasanya pulang sambil bercerita soal huruf atau gambar yang tadi ia lihat. Minggu berikutnya ia mau berangkat lagi tanpa perlu dibujuk lama.
Perhatikan juga cara pengajar menanggapi salah. Anak usia TK wajar tertukar huruf atau lupa bunyi suku kata yang kemarin sudah hafal. Pengajar yang sabar akan mengulang dengan cara lain, lewat permainan atau gambar. Bimba di Smartkidz memakai pendekatan Fun, Play and Learn: anak mengenal huruf, lalu suku kata, lalu membaca sedikit demi sedikit, sambil berlatih menulis di buku latihan.
Suasana itu bisa ikut dijaga di rumah. Beberapa permainan suku kata sederhana bisa dimainkan sebentar sebelum tidur tanpa terasa seperti les tambahan.
Lebih baik bimba dekat rumah atau dekat kantor?
Untuk anak 3 sampai 7 tahun, jarak berpengaruh lebih besar dari yang dikira. Perjalanan panjang di jalan padat bisa membuat anak sudah rewel sebelum kelas dimulai. Tempat yang dekat rumah juga memudahkan kalau suatu hari yang mengantar adalah kakek, nenek, atau pengasuh.
Keluarga di sekitar Jurumudi Baru bisa membandingkan cabang Jurumudi dan Poris Gaga dari rute harian masing-masing. Jadwal kelas yang tersedia sebaiknya dikonfirmasi langsung ke cabang, karena bisa berubah dari waktu ke waktu.
Apa yang perlu ditanyakan saat datang ke tempat Bimba?
Kunjungan singkat sering menjawab lebih banyak daripada brosur. Tanyakan bagaimana anak baru dikenalkan pada kelas, apa yang dilakukan kalau anak menolak masuk di hari pertama, dan bagaimana perkembangan anak diceritakan ke orang tua.
Lihat ruangannya juga. Apakah buku bergambar mudah dijangkau tangan anak, apakah suasananya terang dan tidak bising, apakah pengajar bicara sambil menunduk sejajar mata anak. Hal kecil seperti ini memberi gambaran hari-hari si Kecil nanti.
Smartkidz punya kelas coba gratis lewat formulir di websitenya, jadi si Kecil bisa merasakan suasana kelas lebih dulu sebelum Ayah dan Bunda memutuskan.
Ayah dan Bunda yang paling mengenal si Kecil. Kalau ia sudah mulai penasaran pada huruf di papan nama toko, rasa ingin tahu itu layak diberi tempat yang sabar.